Yang tidak pernah berhenti bekerja adalah angin
Maka pada sekujur kulitmu dan tonjolan
Yang melintang,
Kau lihat darah yang kemerah-merahan
Pada dingin yang mencengkram, kau rasakan hangat
Yang menghangatkan
Adalah dia, angin di dadamu yang sedang diam
Maka kau hitung cuaca
Karena kau percaya pada musim
Seperti pergantian angin
Yang telah pergi itu, pasti datang kembali
Dia yang bekerja dan tidak akan pernah berhenti
Sebagaimana seseorang yang meminta angin di hatimu
Yang lama, Dan memang telah meyakini
Rawamangun, Senin Malam, 21042008
Al-Quran: Fushshilat: 08
hakcipta pada asharjunandar