Vodkla di Lengkung Bibir IBU

vodka di lengkung bibir ibu
apakah kita tahu apa yang tengah
kita nyanyikan
atau
kita teriakkan ?!

untuk apa melakukan itu ?!

engkau sering tanpa baju di kepompong kamar kita,
memintal chanel radio yang bisa
melantaikan kaku tubuhmu

ada apa gerangan dengan simpul-simpul saraf
pikiran,
hati,
dan
jiwamu ?

2
aku sudah menyaksikan,
engkau merenggut kegadisan anggur putih,
bersetubuh vodka,

( aku juga sudah menggagahi ujung botolnya )

tak ada citarasa yang berubah tentang itu,

semua hidangan perawan
sama lezatnya

engkau dan aku tetap saja terjerat pada suatu
yang merantai pilu

apa sebenarnya terjadi tentang benih nyali
yang dipupuk sejak dini ?

3
mungkin roda mobil yang distir masing-masing
akan berbelok ke berbeda jalan
usai lampu merah, di persimpangan

( semoga jalan searah pulang dari persimpangan panjang itu ditemukan,
jalan dimana kita memutuskan memungut keping pergi, waktu dulu,
sebelum air rantau ini membatu )

4
ketika bernyanyi-nyanyi dan berteriak-teriak di toilet itu,
sungguh, kita menelan muntahan doa-doa ibu
yang mengomel karena telat ke rumah,
waktu itu, kita bolos sekolah

( pemberontakan sia-sia pada airmata,
seorang perempuan surga )

meronta itu sia-sia,
meronta itu sia-sia,

5
semoga jalan searah pulang
dari persimpangan panjang itu,
ditemukan

Catatan Kaki : Puisi ini untuk mengenang, pertama kalinya blalang mencekik botol vodka bercampur anggur putih, begitu juga Bang Mogx, sudah merasakannya. Tidak lain, kita mencabik bibir ibu, dari belakang punggung doanya yang kita retakkan. Dan kita menyesalinya dengan mereguknya lagi.
Puisi ini rampung Jumat, 21 juli 2006, 22.30 wib Gotong-royong

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: