Seperti Di Tiap Akhir Perbincangan Nanti

: Endah Eka
Sepertinya ditiap akhir
Perbincangan kita nanti,
Selamat malam berarti, selamat pagi
Dan embun mengaduk gula di cangkir
Teh hangat,Bangunlah, sapa matahari
Dan perbincangan itu menemukan
Tubuhnya yang semalam keletihan
Sesegar Venus di air es kembali

Teknologi memang suatu keajaiban
Di atas itu semua, fikir dan cinta
Masih kukuh berdiri di pijakan hati manusia
Bukanlah oleh peradaban yang sombong

Di jaman satelit ini
Siapa yang masih mau
Sendirian hidup di surga?

Bukankah tuhan juga
Seolah diasingkan Oleh kebesarannya
Sendiri,
Tentunya juga oleh kekerdilan manusia
Yang mendefenisikan semua
Yang datang adalah benih cinta
Mungkin benih cinta

Bila ternyata kau sanggup terlelap
Dan bermimpi,
Dan ketika kau tanyakan mengapa
Saat kau terjaga,
Sedang jawabnya entah dimana

nb:ini adalah puisi pertama dari trilogi puisi untuk si misterius girl yang blalang janjikan

bakal diterbitkan di blog blalang, thanks atas ide dan waktunya ya…

hakcipta pada asharjunandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: