Aku Ingin Memasuki Jam Tubuhmu

Aku ingin memasuki jam tubuhmu Menjadi jarum panjang penunjuk waktu Atau bunyi beker yang berbisik lirih Ke gendang telingamu Bahwa bunga pagi telah mekar lagi Setelah embun malam membenamkan diri Aku ingin menjelma detik-detikmu Saat kau berkaca, di kamar itu Mengeringkan rerumputan rambutmu Selepas mandi Dan pada dirimu sendiri di kaca Kau berkata: Adakah semua bahasa lekuk keindahan ini Disemayamkan tuhan di tangan lelaki? 

Iklan

2 Tanggapan to “Aku Ingin Memasuki Jam Tubuhmu”

  1. anda penyair yg telaten merekam waktu, dan menumpahkannya pada media…

    anda penyair yg tekun, salut

  2. terimakasih telah singgah di padang ilalang
    blalang.:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: