Berdansa dengan Sepi Malam

berdansa dengan sepi
malam
di atas motor eks-kekasihmu
kita ukur lengang demi lengang
jalan
di bibir-bibir bandung remang

setengah lampu sadar dan pingsan
lilin-lilin malam
bandung
seperti kerlip kunang-kunang
yang menggoda kupu-kupu
singgah di rumputan taman

ada jari-jari lembut dedaunan
dan hamparan hangat embun
diterangi bulan

ada pintu kamar terbuka
di sudut surga
bagi mereka, pejalan larut
juga bagi gelandang kesiangan
untuk berdansa
dengan sepi malam
yang kian menerbar aroma
temaram
di atas ranjang kelam

ajarkanlah jalan ini satu masa
pada anak-anak kita
bahwa
dengan sepi malam,
lelaki hanya boleh berdansa
tidak untuk jatuh cinta

hakcipta pada asharjunandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: