Larik 5

Dengan gaun panjang hijau muda
Membalut putih kulitmu
Kau duduk manis di bibir pintu
Teras rumah
Dan mulut pagar mengatup
Seperti aroma bianglala
Mencemari udara
Lalu turun ke dua bola matamu
Kuku jemarimu agak bening
Mengikut corak kemuning
Kau tegaskan dua bukit menjulang
Meredam naik-turun patahan-patahan
Maka tungkai kakimu sampai
Ke dasar tanah yang ditutupi
Rerumput
Dua tanganmu merapat
Dengan siku membentuk sudut
Sedikit lancip serupa tepian
Matamu melirik
Dari dada naik ke rongga bibir
Kau hembuskan aroma rahimmu
Benih mawar, yang harus segera
Ditawar
Kuncuplah sore di tekuk
Matahari kakimu
Seseorang yang berjalan lunglai
Disanggah punggung keledai
Mencari kunci gembok sendiri
Kau masih semekar melati
Selamat datang putri
Diloncatinya pagar 3 meter runcing
Angin dari gua dadanya
Bergegas terbang mendesir
Gemerincing ular pasir
Disayat-sayat petir

hakcipta pada asharjunandar

Iklan

2 Tanggapan to “Larik 5”

  1. salute..komposisi hebat..”kesederhanaan imjinasi & keindahan puisi”

  2. to aji:
    thanks udah mampir ji…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: