Larik 29

Bahkan kata-kata pada raupan sajak saja
Telah lumpuh tangannya
Ketika kau sudah tenggelam dalam aroma
Gelora takut kehilangan dan merindu
Dalam kantuk sangat
Di balik dinding sanggupkah kau menebak?
Siapa yang meracik mimpi
Dan tak tahu diri?
Malam itu menyelinap dan menggerayangi
Lehermu turun ke daging bawah perut
Dilihat selimut yang belum pernah kau cuci

Bahkan kata-kata pada raupan sajak saja
Sudah patah persendian kakinya
Menggapai skalar lampu, mengundang mantra
Cahaya

hakcipta pada asharjunandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: