Larik 39

Di tanah lapangan gelap ini, aku menunggu bulan
Tiba dan menunjukkan perutnya
Awan setebal batang beringin
Kerasnya sekukuh pagar baja istana
Pepucuk rerumput kering sekarat
Kuracik jadi jarum karat
Dengan gambar ular akan kutato perut bulan
Dan naga yang sedang bersenggama
Barusan di balik belukar rerawa kudengar desisnya
Yang putus asa mencari mangsa
Seakan jangkrik meledek
Bisanya telah menjadi kegemaran para wanita

Di tanah lapang gelap ini, aku menunggu bulan
Satu-satunya perawan yang masih perawan
Dan rahasia aman terjaga
Aku ingin meraba vaginanya
Apakah dia akan merasakan gairah yang berbeda
Ketika jarum sekarat ini mengoyak pembuluhnya?
Aku tidak akan berkata dua kali pada malam
Aku menunggu bulan disini untuk mengawininya
Dengan mas kawin ular dan naga yang bersenggama
Tertera di kitaran pusarnya segera

hakcipta pada asharjunandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: