Larik 46

Bila nanti telah melingkar dasi kupukupu
Di krah leher tuxedo-ku
Tetaplah kau dari dapur saban pagi
Mengingatkanku akan pahitnya kopi
Pagi terkadang membunuh subuhku
Terkadang subuhku menaburi bunga melati
Di pusara pagi
Di week end, mereka lebih sering lagi
Terkapar di teras depan pintu
Tanpa sadarkan diri
Jauh sebelum bibir pagar, kan kau cium
Bau wiski
Bukan karena kepada tetangga malu
Lekaslah ke ranjang kau seret badanku

Bila nanti telah melingkar dasi kupu-kupu
Di krah leher tuxedoku
Jutaan file kantor seperti instalasi pembuluh
Otakku yang mencandu DjieSamsu
Ingatkanlah aku akan malam jumat yang biru
Saat dengan Basmalah, kupinang kau
Jadi jam dinding di detak jantungku
Berteriaklah lantang suaramu
Hingga pecah gendang telingaku
Bila malin sudah memeras darah ibuku
Yang kubutuhkan hanya air susumu

hakcipta pada asharjunandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: