Detak yang Seutuh Jantung

Bukankah kelegaan diam-diam menyelinap
Setelah membandang sesak
Gumpalan asap mempertegas ruang
Usai arang
Atau senila merah darah
Adalah pertanda hidup yang memang harus diberi tanda
Bahwa sekecil biji sawipun panas
Jari telunjuknya masih sanggup menyentil dingin
Bahwa detak masih seutuh jantung

hakcipta pada asharjunandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: