Mahagilang

Aku masih bisa melihat wajah itu
Wajah yang tak bisa dikatakan seutuhnya
Raut, yang lenyap, tapi masih dalam cengkraman
Bayang uap
Ketika seseorang lewat
Cakranya lindap
Oleh pengap, hidung masih menyisakan
Aroma sedap
Sesuatu yang diharapkan hilang
Namun di balik semak
Meski tak terlihat
Tetap masih ada yang bergerak
Dan pasar-pasar lengang di dada ini
Kembali sesak dan langkah-langkah kaki
Mau tak mau merapat terlipat
Juga sesat
Aku masih bisa melihat wajah itu
Meski murca di atom batu

hakcipta pada asharjunandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: