Di Dewan Surga Saja

rakyatku, rakyat di depan mikropon sajak ini,
aku bukan presiden kalian, tapi dengar angin
yang berseru dari balik tanda tanya larik ini

percayakah kalian pada lingkar cincin kata
yang kata mereka, mencinta?

bukankah perempuan sudah tertakdir jadi anak panah
setan?
dan mereka menembakkannya tepat ke jantung kalian

rakyatku, rakyat yang bersujud dengan muntahan
airmatanya,
gulunglah tikar hidup kalian,
atur pola makan, dan beryogalah

cari alur darah tersempit dan siagakan sumpit
minum dari titik embun saja,
dan jangan percaya pada petunjuk tetua desa
kau, aku dan kita akan sedang dikulum
di ujung lidah kelana,

di sudut-sudut yang bertanda neraka,
madu itu, kata-kata mereka di dewan surga saja

Rawamangun, Jumat 23052008

hakcipta pada asharjunandar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: