Dua Gambar Kembar

Hanya dua hal yang ditanyakan bocah perempuan berusia sepuluh tahun itu padanya,

Bocah yang gemar berdiri rileks di ambang jendela berlatar laut

Dan segala misterinya, seakan dia sedang mementaskan satu babak

Drama, dan titik pertemuan antara dua garis diagonal dari ke empat titik sudut rongga persegi itu jadi titik pusat dari segenap cosmos cerita

 

Mimik dan gerak geriknya polos, alamiah kata penemu bakat,

Dua tanya original:

“ Ismael Adalante Ismael Prof. Bartledoom?, sadarkah Anda isyarat  

   Yang dituntut dari sebuah nama?”

Dan,

“Sirkus Bosendorf, sungguhkah Anda sudah benar-benar pernah menyaksikan pertunjukannya, di musim yang terus berputar, seperti

Jarum jam?”

 

Maka, untuk dua gambar kembar yang terpajang di dinding kamar ujung

Koridor itu, begitulah mereka menjelaskan rahasia goresan dirinya,

 

“Dan lupakanlah, bahwa namaku adalah Dira”

Rawamangun, Sabtu pagi, 07062008

Inspirated by “Ocean Sea”, sebuah novel Alessandro Barrico

hakcipta pada asharjunandar

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: