Pulang

margaretandhelen-128

Pulanglah, bila sudah harus pulang,

Karena malam,

Hari yang gelap,

Sebab bulan setengah canggung tergelantung

 

Akan tetap ada suara yang bertanya:

“Siapa?”

yang menggodamu untuk menoleh

ke belakang,

 

Dan langkahmu terhenti.

 

“Kemana aku pulang, ibu?

Kemana aku mencari uban rambutmu

Yang seriuh pasar terjatuh?”

 

Pulanglah, bila sudah harus pulang,

Karena malam,

Hari yang gelap,

Sebab bintang terlalu ramai tunjuk tangan

 

Dalam malu-malu asap

 

Akan tetap ada kata yang tak jadi patah

Di dalam benak,

Telinga terus saja waspada

 

“Kemana aku pulang, ibu?

Kemana aku mencari pejaman mata

Yang dititipkan telapak tanganmu dulu

Di kedua kelopak mataku?”

 

Pulanglah, bila sudah harus pulang,

Karena malam,

Hari yang gelap,

Dan jejangkrik, bersahutan terus dalam terjaga

 

 

Sepetik sajak dari novel Perburuan

Pramoedia Ananta Toer

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: