File, 2

tenpercent-128

Kita sama-sama makhluk yang terlahir dari satu kata:

“Teriakan!”

dimanapun teriakan itu membahana, membelah langit

tak bertiang,

menghardik kawanan pipit, yang bergegas berhamburan

menghindar, selain gerombolan gagak

dengan katup paruh malah terbuka lebar-lebar,

selebar ayunan sayap

kemudian kita ditumbuhkan dua jenis air susu mantra ibu

“Pengharapan” atau “Pengucilan”

yang mengarahkan insting kita mulai memamah cacing

atau ranum daging kita sendiri

lebih dulu telah terkait di ujung kail pemancing

dimanapun itu terjadi,

teriakan itu membahana, mengapak langit tak bertiang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: