Almayer Inn

scotterickaufman-128

Lengan Bartledoom membuat mulut pintu itu terbuka.

Sebelum lebar yang sebenar-benarnya lebar, dibiarkannya derit-derit engsel memamerkan suara pilu, menyayat, seperti bisik hatinya pada seseorang yang pernah datang pertama kali.

Di lihatnya juntai kaki putih itu menyeruak dari laut.

Seakan sadar pada mimik tempat tidur, kursi, cermin, meja tulis kecil, almari, Bartledoom mendehem kecil, “Saya memang sudah di kamar ujung, sebuah koridor panjang.

Dan di sinilah saya sekarang, duduk menghadap laut yang dihadirkan mulut lain dari sisi dunia lain.”

Sebuah mulut jendela

Malam akan menggelisahkan segenap gemombang laut

namun juga menyenangkan perjalanannya. Perjalanan langkah seseorang yang pernah dilihatnya muncul dari laut dan menyongsong pelan ke arahnya namun samar

seperti mini seri mimpi televisi

Episode kali ini adalah ratusan nama serupa yang dibubuhi tanda tangan

dan oleh jari yang sama.

Ratusan amplop yang tersimpan di sebuah kotak kayu mahoni, ditujukan kepada nama

dan alamat yang sama

Kepada Engkau yang tercinta,

yang tengah lelap dalam dekapan gelap

lalu terjaga oleh matahari yang mengantuk dan lelah

kemudian kau bangkit dan kau pun tampak

mulai melangkah, seakan senyum itu untuk semua manusia

tapi, siapalah yang melihat, selain aku sendiri

seperti sekarang ini, kibaran gaun putihmu diterpa

angin yang sama

seperti aku mendengar alunan nada yang tak pernah berganti

dari tuts-tuts piano yang sama

dengan perasaan serupa

kembali menyeruak dari sebuah rongga jendela

“Saya memang sudah di kamar, ujung sebuah koridor yang panjang.

Dan di sinilah saya sekarang, duduk menghadap laut yang dihadirkan mulut lain dari sisi dunia lain.”

Sebuah mulut jendela

2008

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: