Via Dolorosa


84f4c94c315afed2c5a0f928ccbe9485






Kita sama-sama terluka dan berdarah di sepanjang jalan penggotongan

Kayu salib ini, hai Simon tercinta

Seperti Ahmad yang akan dilempari kotoran dan dia tetap berhikmat,

Sebab itulah teruji dia, terpuji dia

Aku tak mengenalmu Simon, dan aku tak tahu kalau kau berasal dari Kirene

Mendatang, di tempat yang jauh ada satu bahasa menunjukkan pada manusia

“Kirana berarti seluet cahaya”

Tapi aku harus menggotong salib ini dalam memar luka yang disempurnakan

Ludah dan cemeti yang menandai tubuhku luka dan luka

Manusia adalah pendosa

Dan jalan yang akan terus kita lalui sampai kepenyalipan nanti

Adalah jalan ke surga

Mereka butuh sesuatu untuk  direnungkan dan menundukkan kepala mereka

Dan biarlah hanya dalam hati saja mereka mengakui dosa

Di jalan yang kita lalui ini satu ketika

Kau dan aku adalah kerinduan yang telah ditunjuk cinta

Untuk membukakan mata mereka, melebarkan lebar dada-dada mereka

Dan biarlah hanya dalam hati saja mereka mengakui segalanya

Di jalan yang kita lalui ini satu ketika

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: