Archive for the kupukupu bersayap cinta Category

Pintu Dari Awal Kalian Berjalan

Posted in kupukupu bersayap cinta on Mei 7, 2008 by asharjunandar

Berjalan bersama di atas susunan bata kuno jembatan

Kau dan dia menuju kampus ke hidupan

Di belakang, di antara timur dan barat yang melintang

Matahari menitah angin mengelus helai rambut kalian

 

Titian yang panjang, sepanjang pertanyaan waktu oleh malam

Daun-daun menjawab dengan lambaian

Kemudian berguguran

 

Seperti senyum yang tersunging di sudut bibir kalian

Seperti air yang terus mengalir pelan di bawah pijakan

Menyeret belulang daun yang kerontang

Ke anak tangga menara mesjid yang berjendela depalan

 

Pintu dari awal kalian berjalan dengan kitab di tangan

Menuju kampus kehidupan

Menuju izajah yang ditanda-tangani Penggenggam

Peluang

 

Rawamangun, Sabtu Siang, 03052008

hakcipta pada asharjunandar

Tanah Gelap [2]

Posted in kupukupu bersayap cinta on Mei 5, 2008 by asharjunandar

Kesepakatan kita adalah kesepakatan bintang-matahari

Kau datang siang, malam aku berdiri

Satu kau untuk semesta, dan aku bermilyar untukmu

 

Kurasa pantaslah lelaki mencabut nyawanya sendiri

Dan untuk cinta kau meniupkan nafasnya kembali

 

Rawamangun, Sabtu Siang, 26042008

hakcipta pada asharjunandar

Tanah Gelap [1]

Posted in kupukupu bersayap cinta on Mei 5, 2008 by asharjunandar

Tahulah aku bagaimana akhir dari satu rasa merindu

Seorang tokoh utama yang dibunuh si pengarang

Di tengah ceritanya

Tidak ada tanah gelap yang lebih hitam dari itu semua

Selain cangkir yang terus meminta kucuran vodka

Sedang memusuhi malam adalah memerangi kehidupan

Tidak ada yang lebih bodoh untuk dilakukan selain

Membaca,

Lalu hanya terduduk merenungkannya

Sampai kau rebah dan lelap di atas butiran debunya

 

Rawamangun, Sabtu Siang, 26042008

 

Di Bawah Empat Tiang Penjuru Angin

Posted in kupukupu bersayap cinta on Mei 2, 2008 by asharjunandar

Di bawah empat tiang yang dipertemukan lingkaran

Adalah penjuru angin

Di tengah bening kolam adalah dalam dan luasnya

Hamparan lautan

Di atas kitab tuhan adalah jabatan kesakralan

Di dalam kubus ruang adalah kehidupan

Sudut-sudut yang disembunyikan adalah teropong pola

Pandang

Dan larik-larik suci yang dilantunkan

Adalah plasenta merah yang kembali terhubungkan

Ke luar dimensi Yang Maha Mengumpulkan

Dan Menyatukan kedua alam

 

Rawamangun, Kamis Siang, 010502008

hakcipta pada asharjunandar

Untuk Itulah Ruang Sunyi Itu

Posted in kupukupu bersayap cinta on Mei 2, 2008 by asharjunandar

Untuk itulah ruang sunyi itu ada dan terbuka pintunya

Untuk kau lihat gerak-gerik tikus-tikus yang bersijingkrak

Di antara dentang piring kosong dan sisa-sisa nasi basi

Mereka berpesta,

Untuk itulah kau selalu seruangan dengan seseorang

Yang terus kau balikkan punggungmu kepadanya

Untuk kau dengar gelak tawa dari gigi-giginya yang kecoklatan tua

Untuk itulah kau digelandang dan di tendang ke dalam mulutnya

Untuk mata hatimu yang sudah membaca

Namun masih di atas kontesktual huruf saja

Untuk itulah kau menyandarkan punggung ke dinding

Untuk berdiri di atas karang dan menepi

Untuk menyaksikan terbenamnya cakrawala matahari diri

Di sepanjang pesisir pantai kehidupan ini

 

Rawamangun, Kamis Siang, 010502008

hakcipta pada asharjunandar

Sanggupkah Kau Bedakan Dusta, Antara?

Posted in kupukupu bersayap cinta on April 30, 2008 by asharjunandar

Sanggupkah kau bedakan dusta antara suka dan cinta?

Ketika masih telur dia, di jerami rumput

Kau pasrahkan nasib kehidupannya,

Kemudian cuaca berkenan jadi dewa, sewaktu menetaskannya

Jadi ulat, daun dan ranting yang pucuknya sampai ke bibir jendela

Kamarmu telah di depan retinanya

Diapun merayap di sela rintik hujan dan raung petir malam

Meracik sarang, dari waktu yang menggugurkan kelopak-kelopak

Detik, dan bila datang rembang, kau tarik gorden kamarmu

Seperti semusim yang mengabarkan wahyu pada ruang sunyi

Matanya terpejam dalam fase warna dan relief badan

Dan jam yang tak kau hitung dalam kalender diarymu

Pada satu senja yang senyap ketika rerumput mengerumuni bunga

Kupu-kupu itu lincah menarikan lakon perjaka

Sanggupkah kau bedakan dusta antara ingin memiliki

Dan jatuh cinta?

 

 

Rawamangun, Sabtu Siang, 26042008

hakcipta pada asharjunandar

Menceraikan Ikatan Senyawa Cinta

Posted in kupukupu bersayap cinta on April 28, 2008 by asharjunandar

Ada bagian tulisan yang hanya kubisikkan kepada telinga malam

Tentang pahitnya rasa buah mojo tuhan

Tapi lapar yang kurasakan, adalah laparnya kehidupan

Lapar yang menyempitkan pembuluhku, dan mencekik

Lebar katup mataku

Seakan cahaya hanya jadi dosis pembius yang terbatas kadarnya

Aku jadi begitu menggilai malam dan lubang gelapnya

Yang teramat dalam

Kujatuhkan sepenuhnya diri ini, dan berharap tak ada dasar

Yang menangkap

Membiarkan tubuhku terus melayang, lepas dari ikatan gravitasi

Dan dari segala yang didegungkan manusia suci

Menceraikan ikatan senyawa yang mengungkung ketergantungan

Pada segala tali pegangan

Ada bagian tulisan yang hanya kubisikkan kepada telinga malam

Sampai aku sendirilah segala yang disebut rupa kegelapan

Rawamangun, Minggu Malam, 27042008

hakcipada asharjunandar